Langsung ke konten utama
Published

Penilaian Kesesuaian Perizinan Berusaha (PB-UMKU) Penyelenggaraan Pelayanan Dialisis RSUD H. Abdul Aziz Marabahan

Penilaian Kesesuaian Perizinan Berusaha (PB-UMKU) Penyelenggaraan Pelayanan Dialisis RSUD H. Abdul Aziz Marabahan
Gambar ilustrasi: Penilaian Kesesuaian Perizinan Berusaha (PB-UMKU) Penyelenggaraan Pelayanan Dialisis RSUD H. Abdul Aziz Marabahan
Barito Kuala, 11 Februari 2026 – Rumah Sakit Umum Daerah H. Abdul Aziz Marabahan menerima kunjungan kerja dari Tim Penilaian Kesesuaian Kementerian Kesehatan RI. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka verifikasi lapangan perizinan berusaha (PB-UMKU) untuk penyelenggaraan pelayanan dialisis (cuci darah).

Rangkaian kegiatan diawali dengan acara pembukaan yang berlangsung di Aula Bahalap. Acara ini dihadiri oleh jajaran manajemen rumah sakit, perwakilan pemerintah daerah, serta tim verifikator gabungan dari Kemenkes, PERNEFRI, dan Dinas Kesehatan.

Dalam sesi pembukaan, Direktur RSUD H. Abdul Aziz Marabahan, Maulida Fathia, SKM, MPH, menyampaikan sambutan selamat datang kepada tim penilai. Dukungan penuh pemerintah daerah terhadap kegiatan ini disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Barito Kuala dalam sambutannya. Beliau menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan fasilitas kesehatan demi pelayanan terbaik bagi masyarakat. Sambutan juga diberikan oleh perwakilan Direktorat Mutu Pelayanan Kesehatan Rujukan Kemenkes RI, yang menekankan pentingnya standarisasi layanan demi keselamatan pasien.

Setelah rangkaian sambutan, agenda dilanjutkan dengan paparan profil dan kesiapan layanan yang disampaikan oleh Kepala Instalasi Dialisis RSUD H. Abdul Aziz Marabahan. Paparan tersebut memberikan gambaran menyeluruh mengenai alur pelayanan, kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM), serta fasilitas yang dimiliki rumah sakit untuk menunjang layanan cuci darah.

Usai sesi pembukaan di Aula Bahalap, tim verifikator langsung bergerak melakukan peninjauan lapangan. Fokus verifikasi meliputi pemeriksaan kelengkapan dokumen administrasi serta pengecekan fisik sarana dan prasarana di ruang dialisis.

Kegiatan ditutup dengan sesi Exit Meeting pada sore harinya. Berdasarkan hasil penilaian, tim verifikator memberikan beberapa catatan dan rekomendasi teknis terkait penyempurnaan sarana dan prasarana demi menjamin keselamatan dan kenyamanan pasien. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan standar pelayanan kesehatan yang aman dan berkualitas bagi masyarakat Barito Kuala.

Dipublikasikan 1 day ago