Langsung ke konten utama
Published

Inovasi dari Nakes RSUD H. Abdul Aziz Marabahan: SI PEPARE & KOMBAT TB Sukses Raih Penghargaan Tingkat Provinsi!

Inovasi dari Nakes RSUD H. Abdul Aziz Marabahan: SI PEPARE & KOMBAT TB Sukses Raih Penghargaan Tingkat Provinsi!
Gambar ilustrasi: Inovasi dari Nakes RSUD H. Abdul Aziz Marabahan: SI PEPARE & KOMBAT TB Sukses Raih Penghargaan Tingkat Provinsi!
BANJARMASIN - Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan kembali menggelar penganugerahan penghargaan bagi para Tenaga Kesehatan (Nakes) Teladan tahun 2025. Acara ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi dan profesionalisme para nakes dalam memberikan pelayanan terbaik. Penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, dr. Diauddin. Beliau berharap, penghargaan ini dapat menumbuhkan semangat dan motivasi bagi seluruh nakes untuk terus berdedikasi tinggi. Penghargaan Nakes Teladan ini mencakup berbagai kategori meliputi kategori dokter, kategori dokter spesialis, kategori dokter pendidik klinis, kategori keperawatan, kategori kebidanan, kategori kesehatan masyarakatan, kategori kesehatan lingkungan, kategori gizi, kategori keterapian fisik, kategori keteknisian medis dan kategori teknik biomedika.

Zahda Rina Ridhoni, S.Tr.Rad dengan Inovasi SI PEPARE Raih Terbaik 1 di kategori Teknik Biomedika. Zahda menciptakan inovasi bernama SI PEPARE (Sistem Informasi Pelayanan, Kecepatan, Kepastian, dan Akurasi Hasil Radiologi Era Digital). Si PEPARE adalah Inovasi yang bertujuan untuk mengintegrasikan informasi teknologi ke dalam proses pemeriksaan radiologi, mempercepat distribusi hasil, serta memastikan kepastian waktu dan akurasi data. Inovasi ini tidak hanya meningkatkan efisiensi pelayanan radiologi di RSUD H. Abdul Aziz Marabahan, tetapi juga mendukung transformasi digital sektor kesehatan secara keseluruhan.

Prestasi membanggakan juga diraih oleh Hurul Firdha, SKM, yang sukses meraih penghargaan Terbaik 3 dalam kategori Kesehatan Masyarakat. Firdha menciptakan inovasi bernama KOMBAT TB (Komunitas Bersama Atasi Tuberkulosis) untuk mengedukasi masyarakat. Inovasi ini adalah komunitas pasien dan promotor kesehatan yang berkomunikasi melalui grup WhatsApp. Mereka berbagi informasi tentang TBC dan memberikan motivasi agar pasien menjalani pengobatan hingga tuntas. Firdha berharap KOMBAT TB dapat menjangkau lebih banyak masyarakat di Barito Kuala dan berkontribusi signifikan dalam menurunkan angka kasus TBC di daerah tersebut.

Dipublikasikan 2 days ago